Cek Ketersediaan Pupuk Serta Ajak Pelaku Toko Tani Dukung Program Ketahanan Pangan Dilakukan Babinsa Koramil 07/AJ Kodim 0208/Asahan

TNI Polri21 Dilihat

Asahan  |  Berdasarkan hasil pengecekan para Babinsa mencatat ketersediaan pupuk seperti jenis Urea, Phonska, SP36, ZA, dan pupuk organik saat ini di wilayah masih aman dan mencukupi. Semua ketersediaan barang tersebut masih dipatok dengan harga normal tidak melebihi dari ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetap Pemerintah. Ia memastikan kebutuhan pupuk dan obat-obatan pertanian khususnya pada musim tanam padi rendengan ini dapat terpenuhi dengan harga yang terjangkau. Babinsa di lapangan juga mengimbau agar para pelaku usaha toko tani turut mendukung program pertanian ini sehingga tujuan pemerintah mewujudkan swasembada pangan dapat tercapai dengan baik.

Dari kegiatan ini kita dapat mengetahui jumlah stok pupuk sekaligus daftar harga yang ada di wilayah, adapun sasaran pengecekan yaitu ketersediaan pupuk bersubsidi sesuai jatah masing-masing desa, sehingga tidak ada penyimpangan dan sesuai dengan alokasi kebutuhan di wilayahnya dan dari hasil pantauan Babinsa melaporkan untuk harga Pupuk masih relatif normal, semuanya masih sesuai dengan HET dan stoknya pun mencukupi hingga awal musim depan, dalam kesempatan tersebut seperti halnya yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 07/Air Joman jajaran Kodim 0208/Asahan Serda Rinaldi Asmar Tanjung turun kewilayah binaan untuk melaksanakan kegiatan pendataan pupuk, kegiatan Puanter yaitu pendataan harga dan pengecekan pupuk di toko Bapak Taufik, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Lingkungan VI Binjai Serbangan Kecamatan Air Joman Kabupaten Asahan, Minggu (02/08/2026).

Kegiatan ini agar kita dapat mengetahui stok pupuk yang ada, sehingga dapat diantisipasi dan dipastikan para petani tidak kesulitan mendapatkan pupuk dan yang lain nya, terlebih pupuk bersubsidi. Pupuk bersubdisi itu hanya untuk petani yang tergabung dalam kelompok tani dan jumlah petani sudah didata dengan baik, jadi untuk petani dihimbau tidak perlu khawatir semua akan kebagian pupuk, meskipun permintaan petani cukup tinggi di saat musim tanam berlangsung. Pengecekan ini juga untuk mencegah apabila ada oknum-oknum, yang berusaha berbuat curang dengan tindakan penimbunan maupun penyelewengan terhadap pupuk bersubsidi, Karena dengan adanya pupuk yang sudah tersedia dengan cukup maka masa tanam tidak akan mengalami kesulitan.Babinsa berharap untuk penyaluran atau pendistribusian pupuk terutama pada musim tanam harus tepat sasaran kepada petani sesuai data dan alokasinya. Untuk para petani apabila ada kendala di lapangan yang tidak sesuai jangan sungkan untuk menyampaikan dan melaporkan kepada aparatur yang ada desa, maupun dikecamatan setempat, seperti Babinsa atau Bhabinkamtibmas.