Babinsa Koramil 07/AJ Kodim 0208/Asahan Dampingi Petani Panen Kacang Panjang, Data Harga Jual dan Cari Solusi Kendala Pertanian

TNI Polri26 Dilihat

Asahan  |  Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan (Hanpangan), Babinsa melaksanakan pendampingan kepada petani dengan membantu proses panen tanaman kacang panjang di wilayah desa binaannya. Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada membantu panen, tetapi juga menjadi sarana komunikasi langsung dengan petani untuk mengetahui berbagai kendala yang dihadapi selama masa budidaya, khususnya serangan hama yang berpotensi memengaruhi produktivitas tanaman. Babinsa turut berdiskusi dan menghimpun informasi sebagai bahan koordinasi dengan pihak terkait guna mencari solusi yang tepat bagi para petani.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap sektor pertanian, Babinsa melaksanakan kegiatan pendampingan ketahanan pangan (Hanpangan) dengan membantu petani memanen tanaman kacang panjang di wilayah binaannya, dalam kesempatan ini seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 07/Air Joman jajaran Kodim 0208/Asahan Sertu Wagito turun kewilayah desa binaan untuk melaksanakan kegiatan Puanter dikebun kacang panjang milik Bapak Suparjo, kegiatan Babinsa kali ini melaksanakan, pendampingan membantu memanen pada tanaman kacang panjang sekaligus mencari solusi ataupun kendala yang di hadapi seperti hama pada tanaman dan mendata harga jual hasil pertanian, Babinsa turun langsung ke lahan pertanian bersama petani untuk memanen hasil kebun sekaligus berdialog mengenai berbagai kendala yang dihadapi selama masa tanam. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah serangan hama pada tanaman, sehingga Babinsa mengajak petani mencari langkah-langkah penanganan yang dapat dilakukan melalui koordinasi dengan penyuluh maupun instansi pertanian terkait, bersama dengan Bapak Suparjo (Pemilik kebun) sdan Ibu Satinah, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Lingkungan 11 Kelurahan Binjai Serbangan Kecamatan Air Joman Kabupaten Asahan, Rabu (23/09/2026).

Pada kesempatan ini Babinsa bertemu langsung dengan petani kacang panjang untuk mendata harga kacang panjang yang relatif stabil dengan harga Rp 4.000/Kg. Babinsa juga selalu memberi dukungan serta memotivasi kepada para petani dalam pengelolaan lahan yang dapat meningkatkan hasil produksi panen serta pendampingan ini dapat mempererat hubungan antara TNI dengan petani sehingga terwujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Babinsa juga melakukan pendataan harga jual hasil pertanian dengan menemui petani kacang panjang secara langsung. Babinsa menyampaikan bahwa pendampingan pertanian merupakan bentuk kepedulian TNI AD melalui aparat kewilayahan dalam mendukung kesejahteraan petani, sekaligus memastikan perkembangan sektor pertanian tetap terpantau mulai dari proses budidaya, panen, hingga pemasaran hasil produksi.