Tanjung Balai | Dalam upaya mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), dalam kesempatan ini seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 17/Datuk Bandar jajaran Kodim 0208/Asahan Sertu Abdul Hamid turun kewilayah binaan untuk turut serta melaksanakan kegiatan Patroli pemantauan wilayah rawan kebakaran, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen TNI AD melalui aparat kewilayahan dalam menjaga kelestarian lingkungan, mengantisipasi bencana kebakaran, serta menciptakan wilayah binaan yang aman dan kondusif, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Jalan Husni Thamrin Kelurahan Pahang Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjung Balai, Minggu (01/11/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa tidak hanya melakukan pemantauan kondisi lingkungan dan lahan, tetapi juga melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat dengan mengimbau agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah yang dapat memicu terjadinya kebakaran. Sertu Abdul Hamid mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatkan kepedulian terhadap potensi kebakaran, terutama pada kondisi cuaca yang dapat menyebabkan lahan mudah terbakar. Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan adanya indikasi kebakaran.
Berdasarkan hasil patroli dan pemantauan di lapangan, hingga saat ini belum ditemukan titik api maupun titik panas (hotspot) di wilayah yang dipantau. Tidak terdapat kegiatan pemadaman dan kegiatan Satgas Udara pada hari tersebut. Adapun hasil pemantauan Karhutla sebagai berikut : Luas lahan yang dipantau: 7.500 km²., Titik hotspot: Nihil., Titik api terpantau : Nihil., Kegiatan pemadaman : Nihil dan kegiatan Satgas Udara : Nihil. Melalui patroli dan sosialisasi secara rutin ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan serta turut berperan aktif dalam mencegah terjadinya Karhutla.









