Personel Koramil 18/Meranti Kodim 0208/Asahan Bantu Petani Jemur Padi Untuk Tingkatkan Kualitas Hasil Panen

TNI Polri23 Dilihat

Asahan  |  Selain membantu secara langsung, para Babinsa juga memberikan edukasi kepada para petani untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen mereka, kami berharap pendampingan seperti ini dapat memberikan dampak positif kepada petani dalam menjaga kualitas panen mereka, dalam kesempatan ini seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 18/Meranti jajaran Kodim 0208/Asahan Koptu Julianto turun kewilayah binaan untuk menunjukkan dedikasinya dalam mendukung masyarakat desa binaannya dan melaksanakan kegiatan ketahanan pangan membantu menjemur gabah padi yang masih basah, dengan melaksanakan kegiatan wanwil membantu menjemur padi bersama warga, bersama dengan Bapak Andi (warga) dan Bapak Sofyan (warga), kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Dusun XI Desa Rawang Lama Kecamatan Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan, Kamis (02/04/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menjalin hubungan silaturahmi yang baik, babinsa dengan masyarakat desa binaan dan sekaligus memberikan motivasi kepada warga agar tetap selalu menjaga kualitas gabah dengan proses penjemuran padi dan membersihkan daun daun dari sampah kering sisa daun daun pasca panen padi, sehingga mendapatkan kualitas baik dan masyarakat sejahtera. Penjemuran ini bertujuan untuk memastikan bulir padi kering secara maksimal sehingga tidak mengalami pembusukan dan dapat disimpan lebih lama sebelum digiling atau digunakan sebagai benih untuk musim tanam berikutnya. Babinsa Koptu Julianto menjelaskan pentingnya teknik penjemuran yang benar untuk menjaga kualitas padi. “Penjemuran gabah harus dilakukan di tempat yang kering, dengan paparan sinar matahari yang cukup. Hindari menjemur saat cuaca mendung agar proses pengeringan lebih efektif,” ujarnya.

Sebagai pendamping pertanian, Koptu Julianto juga memberikan beberapa tips kepada para petani. Ia menyarankan agar padi dijemur menggunakan alas seperti terpal atau lantai yang dapat menyerap panas dari matahari. Penjemuran sebaiknya dilakukan di lokasi yang terbuka, jauh dari gangguan unggas maupun genangan air, dan tidak tertutup pepohonan. Proses ini biasanya memakan waktu hingga tiga hari tergantung cuaca. Kehadiran Babinsa dalam mendampingi petani adalah wujud nyata TNI mendukung ketahanan pangan di daerah. Semoga kolaborasi ini terus terjalin dengan baik dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, langkah ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat untuk membangun kesejahteraan bersama, Babinsa tersebut dengan semangatnya membantu penjemuran padi. Meskipun dalam kondisi puasa prajurit yang sedang bertugas mewujudkan pembangunan di wilayah binaan tetap semangat demi mendukung ketahanan pangan program unggulan Kasad,” ungkapnya.