Personel Koramil 18/Meranti Kodim 0208/Asahan Berupaya Dampingi Petani Disawah Untuk Pemupukan Padi

TNI Polri47 Dilihat

Asahan  |  Kegiatan pendampingan sebagai bagian dari upaya khusus Ketahanan Pangan ini merupakan tugas tambahan dari Komando atas. Untuk itu, sebagai petugas pendamping berharap kepada petani jangan Sungkan-sungkan jika membutuhkan bantuan Babinsa. Keikutsertaan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam membantu petani merupakan upaya khusus membantu program pemerintah daerah dalam mensukseskan swasembada pangan yang diwujudkan melalui pendampingan langsung ke sawah di wilayah binaannya.

Dalam kesempatan ini seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 18/Meranti jajaran Kodim 0208/Asahan Kopda Rahmat Saleh turun kewilayah binaan untuk melaksanakan kegiatan ketahanan pangan, kegiatan pendampingan hanpang membantu petani memupuk tanaman padi, kegiatan Hanpangan membantu petani memupuk padi secara manual, dengan melaksanakan kegiatan membantu petani memupuk tanaman padi di sawah pada usia 45 hari setelah tanam (HST), kegiatan ini di laksanakan adalah bentuk dari untuk meningkatkan ketahanan pangan padi di wilayah binaan, bersama dengan Bapak Robert Sitorus.

Kegiatan pendampingan ketahanan pangan dengan ikut serta membantu petani pada saat memupuk agar padi tumbuh subur dan ikut memantau harga gabah, kegiatan bertujuan untuk sekali gus mengontrol harga gabah agar sesuai dengan harga yang di tetapkan oleh pemerintah sehingga petani kedepannya semakin sejahtera, kegiatan Hanpangan membantu petani memupuk tanaman padi agar pertumbuhannya baik disawah, dengan membantu petani mulai dari proses penanaman sampai tanaman dapat dipanen, tujuan pemupukan ini yaitu untuk memberikan kesuburan terhadap batang tanaman padi dan sebagai langkah dalam mengurangi serangan hama tanaman padi. Pemupukan ini sebaiknya dilakukan secara serentak supaya penanggulangan hama padi bisa berjalan dengan efektif. Babinsa Kopda Rahmat Saleh mengatakan bercocok tanam padi di sawah menjadi aktifitas rutin dilakukan oleh masyarakat yang tinggal di pedesaan, karena hal itu juga merupakan salah satu mata pencarian mereka. “Bagi para petani tentu sudah tidak asing dengan proses pemupukan padi, rata-rata mereka sudah paham bagaimana cara memberi pupuk dengan benar dan kapan jadwal padi diberi pupuk, meskipun demikian ada beberapa petani yang belum begitu paham mengenai jadwal pemupukan padi. karena jika tidak sesuai dengan aturan yang benar, maka dapat berakibat kurang baiknya pertumbuhan tanaman padi. “Untuk itu, perlu adanya pengawan Babinsa dan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) pertanian, karena dengan adanya pendamping petani, supaya tanaman padi yang ditanam dapat tumbuh subur, sehingga akan memperolah hasil panen yang maksimal,” pungkasnya.